forum komunikasi pemuda dan pelajar sasiil

Jumat, 29 Agustus 2008

MEMBANGUN PULAU SASIIL DALAM PROYEKSI MASA DEPAN; SEBUAH KENISCAYAAN

(Sebuah Renungan Singkat)

Oleh : Muarif


Barangkali 50-100 tahun ke depan, orang tua seperti Bapak Mahamud, Kepala Desa, atau yang lainnya sudah memasuki usia senja, atau bisa jadi sudah berada di alam lain. Namun pertanyaannya, apa yang aka diwariskan untuk pulau yang tercinta ini, atau generasi-generasi berikutnya? Menjawabnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi butuh perenungan yang mendalam dan tentunya dengan penuh kesadaran yang sejatinya harus tumbuh mulai sekarang. Jika tidak, keadaan dan kondisi pulau sasiil atau generasi (lebih tepatnya anak cucu kita) akan sama dengan kondisi sekarang, atau mungkin lebih parah lagi.Bersambung


Tidak ada komentar:

ISLAM DAN DEMOKRASI

Oleh : Muarif *


Salah satu isu yang paling populer sejak dasawarsa abad ke-20 yang baru lalu adalah isu demokrasi. Di antara indikator paling jelas dari kepopuleran tersebut adalah berlipat gandanya jumlah negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi. Demokrasi sebagai suatu sistem telah dijadikan alternatif dalam berbagai tatanan aktivitas bermasyarakat dan bernegara di beberapa negara, seperti diakui oleh Mahfud MD, ada dua alasan dipilihnya demokrasi sebagai sistem bermasyarakat dan bernegara, pertama, hampir semua negara di dunia ini telah menjadikan demokrasi sebagai asas yang fundamental, kedua, demokrasi sebagai asas kenegaraan secara esensial telah memberikan arah bagi peranan masyarakat untuk menyelenggarakan negara sebagai organisasi tertinggi.(1

.bersambung

Hanya Engkaulah yang kami sembah,
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Q.S. al-Fatihah
FKPPS HARAPAN SASIIL
Oleh : Muarif *
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Perjuangan....!

Potret sejarah Indonesia, pemuda memiliki peranan luar biasa sebagai ujung tombak perubahan. Tonggak kebangkitan lahirnya kesadaran berbangsa, dimulai sejak pemuda membuat "komunike politik kebangsaan" 28 Oktober 1928. "Satu tumpah darah, satu bangsa, dan satu bahasa".
Berbagai hal menyangkut perubahan, selalu dikaitkan peranan pemuda. Sejarah membuktikan itu. Di berbagai belahan dunia, perubahan sosial-politik menempatkan pemuda di garda depan. Tak tanggung-tanggung pemimpin besar seperti Bung Karno Presiden RI Pertama mengungkapkan kata-kata pengobar semangat "Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia," yang disampaikan dalam pidato kenegaraan di masa jayanya.bersambung